Hari ini menyamar jadi sosok ibu rumah tangga yang kepo banget tentang produk organik. Ngubah gaya bicara biar nggak terkesan sedang ‘mewawancarai’. Dan secara ‘gaib’ gue pun ceritanya udah hidup berasama suami dan tiga anak.
Kalo kemaren kayak penagih hutang, sekarang jadi kayak agen rahasia yang pake identitas palsu.
Yah intinya sederhana: Kalau narasumber perangainya baik, mudah dihubungi, mudah berbagi. Otomatis di penulis bakal termotivasi buat menghasilkan tulisan cantik tentang si narasumber itu, meskipun mungkin si doi itu orangnya biasa saja. Nah, kalau belum apa-apa sudah menyebalkan? Otomatis ya nulisnya juga setengah hati yang penting selesai. Nggak jelek… Tapi nggak cantik.